iPad untuk Komunikasi antara Perawat dan Pasien

Gadget yang dipakai dalam pelayanan kesehatan semakin hari semakin bervariasi. Ada yang digunakan untuk mencatat vital signs pasien, ada juga yang dijadikan sebagai sumber rujukan karena tersedianya berbagai aplikasi e-book, ada lagi yang digunakan untuk mendiagnosis pasien dan digunakan pula sebagai alat bantu dalam pemberian tindakan medis atau tindakan Keperawatan kepada pasien.

Dari sekian banyak gadget yang ada di pasaran, tentunya tablet dari vendor Apple yang berlogo buah apel yang tergigit tentunya tidak asing lagi bagi pecinta dunia informasi dan teknologi. Ya, boleh dikatakan iPad buatan Apple ini adalah tablet yang terbaik menurut penulis untuk digunakan dalam berbagai keperluan sehari-hari. Namun, karena harganya yang premium kadang gadget ini hanya mampu untuk dimiliki oleh kalangan menengah keatas saja. Tulisan berikut ini akan mengupas penggunaan gadget iPad untuk keperluan pasien yang sedang menjalani perawatan di ICU.

Sebuah rumah sakit di Singapura telah menjadi pusat pelayanan kesehatan pertama di negara itu yang membolehkan pasien yang sedang menjalani perawatan intensif di Intensive Care Unit (ICU) menggunakan iPad untuk berkomunikasi dengan Perawat dan keluarga mereka.

Aplikasi Patient Care Communicator itu diperkenalkan  di ICU pada April 2012 lalu yang diprakarsai oleh Rumah Sakit Changi dan Integrated Health Systems Information di Singapura. Sejak diluncurkan sembilan bulan yang lalu, sekitar 80 persen pasien telah menggunakan dan menikmati manfaat dari penggunaan aplikasi tersebut.

Aplikasi tersebut dilengkapi dengan berbagai menu, dimana dari tiap menu tersebut terdapat keterangan dan gambar. Selain itu pasien juga dapat menelusuri dari berbagai definisi medis yang tidak difahaminya melalui aplikasi itu, sehingga sewaktu berkomunikasi dengan Perawat dapat berlangsung secara efektif.

Kepala Ruangan ICU Rumah Sakit Changi yang bernama Zhang Li mengatakan bahwa berdasarkan aplikasi tersebut, pasien juga boleh menggunakan fungsi kamera yang ada dalam iPad dan menggunakan fungsi zoom-nya untuk menunjukkan bagian tubuh mereka yang sedang mengalami nyeri atau dirasakan tidak nyaman. Kemudian berdasarkan laporan tersebut, maka Perawat ruang ICU akan menindaklanjutinya dengan tindakan Keperawatan yang diperlukan.

 

Source: Sinar Harian Edisi Cetak, terbit tanggal 27 Desember 2012.