Jump To Top

Sumpah Seorang Perawat

March 22, 2012
By

Program Pendidikan Keperawatan memiliki beberapa jenjang, diantaranya adalah Sekolah Perawat Kesehatan (saat ini sudah ditutup), Akademi Keperawatan, Sarjana Keperawatan, Magister Keperawatan dan Doktoral Keperawatan. Setiap lulusan dari Program Pendidikan Keperawatan tersebut, sebelum menjalankan tugasnya wajib mengucapkan sumpah di depan civitas akademika kampus, perwakilan organisasi profesi, perwakilan pelayanan kesehatan dengan disaksikan oleh ahli-ahli agama dari tiap-tiap agama yang dipeluk oleh wisudawan atau wisudawatinya.

Pengucapan sumpah ini mengikut tradisi yang sudah berlangsung selama ribuan tahun di profesi kesehatan yang lain, sebagaimana pernah dilakukan oleh Hippokrates untuk praktik Kedokteran yang telah dilaksanakan sejak 400 tahun sebelum masehi seperti terlihat dalam gambar berikut ini: 

Florence Nightingale juga telah mempeloporinya untuk profesi Keperawatan, yaitu beliau lakukan pada tahun 1893 setelah lulus dari pendidikan Keperawatan pada masa itu. Sumpah beliau terlihat seperti dalam gambar dibawah ini: 

Bagi lulusan Sekolah Perawat Kesehatan maupun Akademi Keperawatan pastilah tidak asing lagi dengan acara ‘Caping Day‘, yaitu penyematan topi khas Perawat perempuan, dilakukan semasa awal kuliah disertai dengan diambil sumpah. Namun untuk program pendidikan Sarjana Keperawatan agak berbeda sedikit dan tidak mengenal istilah ‘Caping Day‘ ini. Adapun akuan sumpah pada berbagai jenjang program pendidikan Keperawatan tersebut kurang lebih seperti yang tertulis dibawah ini:

Demi Allah Subhanahuwata’alla (Sesuai agama masing-masing), Saya Bersumpah:

Bahwa Saya, Sebagai Ahli Madya Keperawatan (Sarjana Keperawatan), Akan Menjalankan Tugas Saya Sebaik-baiknya, Menurut Undang-Undang Yang Berlaku, Dengan Penuh Tanggung Jawab Dan Kesungguhan.

Bahwa Saya, Sebagai Ahli Madya Keperawatan (Sarjana Keperawatan)Dalam Menjalankan Tugas Atas Dasar Kemanusiaan , Tidak Akan Membeda-bedakan Pangkat, Kedudukan, Golongan, Bangsa DAN Agama.

Bahwa Saya, Sebagai Ahli Madya Keperawatan (Sarjana Keperawatan)Dalam Menjalankan Tugas Akan Membina Kerjasama, Keutuhan Dan Kesetiakawanan Dengan Teman sejawat.

Bahwa Saya, Sebagai Ahli Madya Keperawatan (Sarjana Keperawatan)Tidak Akan Menceritakan Kepada Siapapun, Segala Rahasia Yang Berhubungan Dengan Tugas Saya, Kecuali Jika Diminta Pengadilan Untuk Keperluan Kesaksian.

Semoga Allah Subhanahuwata’ala Memberi Kekuatan Kepada Saya.

Setelah acara ‘Caping Day‘ ini biasanya mahasiswa atau mahasiwi program pendidikan Keperawatan akan mulai aktivitasnya untuk berpraktik di beberapa lahan kritik yang tersedia guna menambah pengalaman klinik dan memahirkan ketrampilannya dalam mengerjakan berbagai tindakan Keperawatan. Sedangkan untuk program pendidikan Keperawatan yang lebih tinggi seperti Sarjana Keperawatan, pengucapan janji ini akan dilaksanakan setelah lulus dari program pendidikan Profesi dimana mahasiswa dan mahasiswi akan keluar dari kampus dan mulai untuk mengabdikan ilmunya di berbagai tatanan pelayanan kesehatan.

Sumpah yang dilakukan oleh berbagai jenjang program pendidikan Keperawatan ini pada intinya adalah bertujuan baik, yaitu memberikan kesadaran individu terhadap suatu profesi yang sudah dipilihnya sebagai jalan hidup, selain itu sumpah tersebut juga memberikan kesadaran individu agar tidak melakukan malpraktik dalam menjalankan profesi yang telah dipilihnya, tidak kalah penting adalah agar individu dengan profesi Perawat tersebut dapat menjalankan peran dan tugasnya secara akuntabel dan responsible. Semoga profesi Keperawatan Indonesia tidak hanya terikat pada sumpah profesi saja, tetapi diharapkan dikemudian hari akan juga terikan dengan Undang-Undang Praktik Keperawatan yang saat ini sedang terus dimatangkan dalam Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Semoga.

 

Source: Hippocratic Oath dan The Florence Nightingale Pledge

Tags: ,

2 Responses to Sumpah Seorang Perawat

  1. riki
    September 15, 2012 at 10:36 am

    saya ingin bertanya, bagaimana menurut admin jika seorang perawat membeberkan aib seorang pasien kepada masyarakat (bergunjing), padahal membongkar aib orang akan sangat menyakitkan bagi pasien dan keluarganya. dan jika ada hukumannya, kira2 apa hukumannya?
    terima kasih

    • September 23, 2012 at 7:43 pm

      Profesi Keperawatan memiliki kode etik dimana salah satu diantara poin yang terdapat di dalamnya adalah memelihara dan menjaga privacy pasien. Seorang Perawat yang memegang kode etik Keperawatan hanya akan menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan privacy pasien tersebut di pengadilan, itupun atas dasar permintaan majelis hakim.

      Pada kasus yang anda alami, ada baiknya kasus ini anda laporkan kepada kepala ruangan atau kepala bidang perawatan apabila kejadian berlaku di rumah sakit, atau kepada pimpinan instansi tempat perawat tersebut bekerja untuk tindak lanjut masalah tersebut.

      Perawat juga memiliki organisasi profesi yaitu Persatuan Perawat Nasional Indonesia, anda boleh melayangkan email mengenai permasalahan tersebut ke website terkait. Demikian, semoga membantu.

You must log in to post a comment.

Feature

DPP PPNI: Bergabunglah bersama Kami dalam Aksi 21 Mei 2013

Rekan sejawat Perawat Indonesia, saat ini Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) memanggil semua civitas Keperawatan Indonesia untuk sama-sama bergerak untuk mendesak…

Read more »

Nova Riyanti Yusuf: UU Keperawatan Harus Mampu Lahirkan Perawat Berkualitas

Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Keperawatan masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2009-2014. RUU tersebut telah menjadi RUU prioritas sejak 2010, sesuai dengan usulan Komisi IX…

Read more »

Perawat Wajib Mengawal Pembahasan RUU Keperawatan di 5 Kementerian

Presiden Republik Indonesia (Presiden RI) Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 8 April 2013 telah menerbitkan sebuah surat yang ditujukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat…

Read more »

President and CEO ICN: Happy International Nurses Day 2013

Seiring dengan kehadiran tanggal 12 Mei 2013, Penulis sengaja mem-posting kata sambutan yang disampaikan oleh Presiden dan CEO International Council of Nurses (ICN) yang tercantum…

Read more »

Negara Asia yang Paling Tinggi Investasinya di Bidang Pendidikan

Sering dikatakan bahwa generasi muda adalah masa depan suatu bangsa. Oleh karena itu bukan suatu hal yang menakjubkan apabila pemerintahan sebuah negara mengalokasikan anggaran yang…

Read more »



%d bloggers like this: